Remote Sensing
-
Pemetaan Deformasi Permukaan Pasca Gempabumi Menggunakan Teknik D-InSAR
Note: Tulisan ini hanya memberikan penejelasan dasar dan umum tentang metode D-InSAR dalam bidang geofisika yaitu tepatnya untuk mengidentifikasi deformasi permukaan akibat gempabumi, sehingga terdapat penjelasan dasar mengenai DInSAR dan deformasi permukaan. Salah satu ancaman dari kejadian gempabumi yaitu deformasi permukaan sebab kemunculan deformasi dapat menyebabkan kerusakan terhadap apa yang ada di permukaan. Deformasi permukaan (surface deformation) merupakan perubahan bentuk pada permukaan bumi berupa pengangkatan maupun penurunan tanah.
-
Perkembangan Sistem dan Wahana Penginderaan Jauh di Dunia
Induk dari penginderaan jauh adalah interpretasi hasil dari Foto Udara, dengan menggunakan film analog yang diinterpretasi secara manual. 1999Penggunaan foto udara dimulai pada tahun 1919 dengan menggunakan wahana pesawat terbang untuk tujuan militer. Tentunya informasi yang dapat diperoleh dari citra yaitu kenampakan hitam putih sesuai dengan keadaan asli di permukaan. Pasca Periode Perang Dunia-II
-
Introduction to Synthetic Aperture Radar (SAR)
SAR merupakan bagian dari sistem penginderaan jauh aktif atau RADAR (Radio Detection And Ranging) yang menyinari permukaan bumi dengan gelombang elektromagnetik dan menerima kembali sebagian pantulan berbagai objek (backscattering). SAR menghasilkan citra sehingga SAR juga dikatakan sebagai citra, citra SAR. Informasi yang dihasilkan pada citra SAR berupa fase dan amplitudo. Citra SAR antara lain Sentinel-1A, ALOS PALSAR, Radarsat-1 dan seterusnya.
-
Karakteristik Perekaman Objek Permukaan melalui Sensor Aktif RaDAR
Sifat gelombang sensor radar yang memiliki panjang gelombang yang panjang menyebabkan kelebihan dalam perambatannya di ruang atmosfer yaitu dapat menembus awan, kabut, asap, dan hujan. Kelebihan ini yang menyebabkan radar banyak digunakan dalam mengidentifikasi permukaan bumi terutama yang paling sering digunakan yaitu dalam identifikasi geologi permukaan serta aplikasinya.
-
Basic of RaDAR
Radar merupakan singkatan dari “Radio Detection and Ranging”. Radar tersebut merupakan bagian dari Penginderaan Jauh (Remote Sensing) yang masuk dalam kategori Penginderaan Jauh yang bersifat aktif berdasarkan sumber energi yang digunakan.
-
Kenapa Langit Berwarna Biru dan Merah ?
Kita sering melihat ke arah luar rumah pada saat pagi hari ketika cuaca sedang bagus bahwa langit terbentang dengan warna biru dan saat senja hari malah berubah menjadi warna kemerahan. Ini semua faktor alam yang bersumber dari pusat tata surya kita yaitu Matahari. Teori Dasar
-
Mengenal LiDAR
Mengenal LiDAR Secara Umum LiDAR merupakan aplikasi dari Remote Sensing yang masuk ke dalam sistem Aktif bersama dengan RaDAR. Kalau RaDAR menggunakan gelombang Radio/Mikro sedangkan LiDAR menggunakan Sinar Laser. LiDAR sendiri memiliki kepanjangan Light Detection And Ranging.
-
“Local and Basic Knowledge” dalam Interpretasi Citra
Dalam Interpretasi Citra berbasis satelit Penginderaan Jauh, Local dan Basic Knowledge menjadi sebuah tuntutan yang harus dimiliki seorang interpreter untuk mendapatkan hasil yang bagus.
-
Interpretasi Citra Satelit
Dalam dunia GIS dan Remote Sensing, hal seperti interpretasi sudah sangat melekat terhadap keduanya. Sumber data dari Remote Sensing, lalu prosesnya di GIS. Hampir semua bidang yang berkaitan dengan Remote Sensing dilakukan kegiatan “Interpretasi”.
-
SAATNYA BERALIH KE DRONE
Semakin berkembangnya teknologi, beberapa bidang pekerjaan bahkan hampir semua pekerjaan sudah mulai menggunakan salah satu dari metode remote sensing yaitu pengambilan gambar melalui Drone/Wahana Tanpa Awak.






















