Mengenal Seorang Guide Berdarah Pribumi

Bagi anda yang ingin mendaki Gunung Kinabalu, hanya sekedar informasi bahwa membayar untuk Guide merupakan kewajiban dalam pendakian tersebut. Namun dalam post kali ini, bukan menginformasikan tentang skema paket pendakian Gunung Kinabalu, melainkan lebih ke sisi seorang Guide yang telah mengawal kami selama pendakian di Kinabalu Mountain kemarin.

Age isn’t a Matter

Dalam perjalanan saya kemarin di Gunung Kinabalu sampai Puncaknya (Low’s Peak), banyak hal-hal yang telah saya temukan dan saya lihat dengan mata kepala saya sendiri. Mulai dari kehidupan FLora dan Fauna disana, kebudayaan orang-orang pribumi disana, kebiasaan, tingkah laku dan yang lainnya. Untuk orang pribumi yang ada disana, saya sangat menundukkan kepala saya terhadap apa…

Muse Dan Konspirasi Dunia

Akhir-akhir ini saya dengar dengar ada grup musik lain yang mengangkat teori konspirasi kedalam lagu-lagunya, setelah saya pikir bukankah itu muse ? ya, sudah banyak grup band yang mengusung teori konspirasi dalam lagunya, namun di sini agak berbeda, what is the different between them ? rupanya muse di sini mengajak kita melawan mereka menciptakan new…

Soe Hok Gie dan Kemanusiaan Kaum Muda

Soe Hok Gie (1942-1969) adalah seorang manusia biasa, tidak berkekuatan super , bukan pula seorang selebritas tenar yang mempunyai bakat seni. Soe Hok Gie adalah seorang intelektual muda. Lebih lengkapnya intelektual muda yang merdeka. Kisah hidupnya mungkin tak jauh dari sebagian besar kaum muda sekarang, belajar di perguruan tinggi, diskusi sana-sini, dan juga bersenang-senang. Gie…

Andrea Hirata vs Ahmad Fuadi

ANDREA HIRATA Laskar pelangi yang merupakan novel pertama dari Tetralogi novel Laskar Pelangi merupakan novel sastra terlaris di Indonesia dari tahun 2006 sampai sekarang. Pria yang lahir di Pulau Belitong pada 24 oktober 45 tahun silam ini tidak hanya memberikan kisah-kisah kehidupan yang menarik dalam cerita laskar pelangi namun dia mengadaptasi novel tersebut menjadi berbagai…

Penantian yang Mengharukan

Saat kami selesai memberikan bantuan ke desa Bukit Pepanyi, saat jalan pulang, kami singgah sebentar ke desa Blang Mancung. Pemandangan menyeramkan sudah tampak saat baru memasuki daerah tersebut. Di seberang desa, kami melihat sebuah amblesan tanah yang menampakkan lapisan sedimen yang begitu besar. Ya, sebelumnya disitu adalah lokasi pemukiman desa Blang Mancung yang sekarang seluruh…