Post to WordPress using RStudio-RMarkdown

R Markdown

RStudio menjadi salah satu platform untuk menulis seusatu yang hendak diposting melalui web pribadi kita seperti WordPress. Pengerjaan ini dilakukan menggunakan tools “R Markdown”. Terdapat kelebihan ketika menggunakan R Markdown untuk memposting suatu tulisan di wordpress yaitu dapat dilakukan secara instan dan juga tulisan tersebut menghasilkan dua output sekaligus yaitu file .Rmd yang tersimpan secara otomatis ketika kita menulis di R Markdown dan juga postingan langsung di WordPress, dan bagi yang banyak memposting mengenai R sangat sesuai menggunakan R Markdown karena banyak menuliskan formula, code dan sebagainya.

R Markdown Packages

Terdapat packages yang harus di-download/di-install terlebih dahulu, dan salah satu caranya adalah sebagai berikut:

if (!require('knitr')) { 
install.packages('knitr') 
} 
if (!require('devtools')) { 
install.packages('devtools') 
} 
if (!require('RWordPress')) {
devtools::install_github(c('duncantl/XMLRPC','duncantl/RWordPress'))
}

Setelah perintah di atas telah dilakukan, kita load terlebih dahulu packages tersebut agar dapat disambungkan ke wordpress dan dapat diposting.

library(devtools) 
library(XMLRPC) 
library(RWordPress) 
library(knitr) 

#packages di atas dapat di-load terlebih dahulu ataupun setelah menulis postingan.

Writing in R Markdown

Halaman R Markdown berbeda dengan halaman biasa saat melakukan proses di R Studio, oleh karena itu memulai penulisan melalui menu File > New File >> R Markdown. Ketika muncul jendela New R Markdown, diisi kolom title dengan judul postingan kita dan pilih format HTML, OK.


'Tampilan Pembuatan File R Markdown'
Gambar 1. Menu tampilan pembuatan file baru RMarkdown

Maka akan muncul tampilan default dari R Markdown di kolom file baru R Markdown.

Untuk segala format penulisan dalam membuat huruf miring, tebal, judul dan sub judul dan seterusnya, lalu untuk mencantumkan link dari suatu web, memasukkan gambar, dan banyak lagi, dapat dilihat pada Markdown Quick Reference di menu toolbar Help, yang sudah sangat lengkap dan sesuai dengan apa yang dikerjakan untuk tujuan memposting di WordPress.
Berikut akan dijelaskan beberapa teknis yang tidak terdapat di petunjuk R Markdown.

Membuat gambar rata tengah

R code yang digunakan untuk memunculkan gambar untuk WordPress melalui R Markdown sebagai berikut:

![teks alternatif](C:/Users/acer/Documents/RMarkdown/gambar.JPG)

#lokasi gambar di komputer

Kode di atas hanya mengarahkan pada mengupload gambar saja dengan posisi gambar di sebelah kiri, maka ketika ingin meletakkan posisi gambar di tengah, maka tambahkan kode berikut.

<center>
![teks alternatif](C:/Users/acer/Documents/RMarkdown/gambar1.PNG)
Caption
</center>

Mengupload gambar untuk featured image

Featured image merupakan gambar depan atau sampul pada sebuah postingan. Melalui R Markdown dapat juga diupload dan langsung tersimpan di media library wordpress kita.

f.image<-'C:/Users/acer/Documents/RMarkdown/gambar2.JPG'
post.image<-RWordPress::uploadFile(featuredimage, overwrite=T)

post.image  #untuk mengeluarkan informasi id dari f.image

#pastikan terlebih dahulu gambar yang akan di-upload 
tersedia di folder komputer jika di-upload dari komputer.

Connect to WordPress Account

Ketika siap untuk memposting ke WordPress dari R Markdown, maka kita harus menghubungkan terlebih dahulu ke akun wordpress kita dengan memasukkan username dan password, berikut R code-nya:

options(WordPressLogin = c(username = 'password'), WordPressURL = 'WordpressURL/xmlrpc.php')

Note: bagi yang menggunakan R Studio versi lama, pada tulisan WordPressLogin dan WordPressURL wajib diubah menjadi >>> WordPressLogin dan WordPressURL

Post to WordPress

Berikut R code untuk mulai posting ke wordpress:

1.New Post

knit2wp(input = 'nama file.Rmd', title = 'judul postingan', publish = FALSE, action = 'newPost', categories = c('kategori'), mt_keywords = c('tags')), wp_post_thumbnail = 13433

Note:
Ketika ingin langsung mem-publish postingan kita, FALSE pada “publish” diganti dengan TRUE atau T, code dari “categories” hanya memunculkan kategori yang telah tersimpan di wordpress kita, dan nomor id thumbnail muncul saat kita memproses featured image sebelumnya.

2.Edit Post

knit2wp(input = 'nama file.Rmd', title = 'judul postingan', publish = FALSE, action = 'editPost', postid = 2402, categories = c('kategori'), mt_keywords = ('tags'))

Note:
‘newPost’ pada “action” berubah menjadi ‘editPost’ untuk mengedit kembali postingan bagi yang telah meng-upload postingan ke wordpress baik yang telah di-publish atau masih dalam keadaan draft. post id dapat dilihat pada hasil setelah kita melakukan perintah pertama (“newPost”) untuk postingan baru atau juga dapat dilihat di Dashboard bagian Post di WordPress kita, dan untuk mengedit, post id wajib dicantumkan untuk mendeteksi postingan yang hendak diedit.

Sekian postingan kali ini mengenai penggunaan R Markdown dari R Studio secara sederhana. Jika ada masukan/bantuan/pertanyaan, monggo…

Reference

https://analyticfreaks.com/publish-from-r-markdown-to-wordpress/

https://rtask.thinkr.fr/when-development-starts-with-documentation/

Leave a Reply