Mengenal Applicant Tracking System

Applicant Tracking System atau biasa disingkat ATS, originally merupakan sebuah Software, yang digunakan oleh banyak orang yang berprofesi sebagai “panitia penyeleksi lamaran kerja” atau recruiters / employers. Jenis-jenisnya beragam nama, namun dasarnya tetap menggunakn ATS.

Banyak para pelamar kerja yang belum mendengar atau tidak mengetahui penerapan sistem ATS ini dalam menyeleksi berkas-berkas mereka saat meng-apply suatu pekerjaan karena ATS digunakan pada proses perekrutan pada tahap seleksi berkas.

Tapi yang perlu digarisbawahi mengenai ATS ini, ATS ini pada awalnya hanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar yang membuka open recruitment dengan jumlah peminat yang banyak. Namun kembali lagi kepada kebijakan tiap perusahaan dalam menerapkan proses perekrutan mereka, apakah mungkin suatu perusahaan tersebut menilai banyak aspek dalam perekrutan, tidak hanya dari isi melainkan bisa jadi dari kekreatifan dalam penulisan CV/resume dan lainnya.

Sistem Kerja ATS

Hampir semua perusahaan yang membuka perekrutan secara online yaitu salah satu cirinya dengan mengupload CV/resume kita secara online, itu sudah bisa dipastikan mereka menggunakan software ATS dalam menyeleksi kita.

Sebab, sistem kerja ATS dimulai dari:
collect and sort: dengan mengumpulkan semua CV/resume yang masuk melalui sistem online dan disortir oleh sistem
scan: tahap inilah yang menjadi fungsi utama ATS. Sistem men-scan CV yang kita upload dengan mencari terlebih dahulu background kita apakah sudah sesuai dengan yang mereka butuhkan seperti yang dicantumkan di pengumuman perekrutan.
1.Maka dari itu, hal penting pertama dari sistem kerja ini yaitu kita harus menggunakan CV dengan format .doc/.docx.
2.Kemudian, kita tidak boleh menggunakan gambar atau garis dalam jumlah banyak/tebal yang dapat menggangu proses scan si ATS tersebut. 3.Kita harus menggunakan font huruf yang sederhana seperti Arial, Calibri, Tahoma dan sebagainya, dan juga jenis font yang harus konsisten.
4.Penting bagi kita untuk menyisipkan keyword yang disesuaikan dengan kriteria perusahaan agar si ATS dapat menemukan kecocokan data kita dengan yang dibutuhkan.
“kesimpulan dari bagian scan yaitu kita harus menyusun secara sistematis informasi dari CV/resume kita mulai dari contact, sumamry, work experience, education, dan additional information.
rank, inilah tahap akhir dari sistem ATS, yaitu dengan menilai dan mengurutkan CV/resume kita sehingga didapat jumlah kandidat yang diterima atau dapat lanjut ke tahap berikutnya.

KESIMPULAN yang dapat diperoleh dari deskripsi ATS ini, ATS memiliki kelebihan dan kekurangan yaitu:
Kelebihan: Para recruiter menjadi lebih cepat dalam menyeleksi berkas-berkas para pelamar dengan penentuan nilai yang otomatis
Kekurangan: Dapat memiliki kekurangan dalam men-scan kata kunci yang penting yang sebenarnya diunggulkan oleh si pelamar namun dikarenakan tidak dapat menyesuaikan dengan kriteria pelamaran secara langsung maka menjadi nilai kurangdari sebuah CV atau resume.

Saran untuk para pelamar,
Sekali lagi saya sampaikan, bahwa sistem ATS ini hanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar dengan peminat yang banyak. Maka dari itu, dapat diketahui perusahaan mana yang menggunakan sistem ini atau tidak dengan cara, jika segala berkas diharuskan dikirim melalui email, maka jangan sungkan-sungkan untuk mengirimkan CV atau resume yang telah kita buat dengan desain menarik karena itu malah menjadi nilai tambah bagi kita dan dalam jumlah satu halaman karena recruiter akan “muak” membaca isi CV atau resume kita dengan jumlah yang banyak, 2-3 halaman.
Sebaliknya, jika diminta dalam sistem online seluruh berkas kita, maka persiapkan CV yang kita buat dala bentuk Word dan silahkan saja buat dalam 2-3 halaman karena sistem ATS tidak memperdulikan itu.

sumber featured image:
https://www.entrepreneurbusinessblog.com/blog/2019/07/19/applicant-tracking-software-and-how-valuable-it-is-for-businesses/applicant-tracking-software-and-businesses/

Leave a Reply