Teluk Benoa

Teluk Benoa, Benteng Alam Bali Selatan Yang Semakin Renggang…

Teluk Benoa satu-satunya benteng alamiah melindungi wilayah Baliselatan dari berbagai bencana seperti banjir, tsunami, dan lainnya. Ironisnya, kawasan ini semakin terdegradasi berbagai aktivitas merusak lingkungan akibat pembangunan tdk terkendali. Kalau tidak ada upaya segera untuk menyelamatkan Teluk Benoa ini, tidak mustahil wilayah Bali selatan akan tenggelam.

Di masa lalu, Teluk Benoa bentangan hutan mangrove sepanjang puluhan kilometer. Kawasan Tahura Ngurah Rai juga ada di wilayah teluk ini. Salah satu fungsi kawasan Teluk Benoa adalah sebagai pelindung kawasan Bali selatan dari bencana tsunami dan abrasi Bali selatan rawan tsunami, ada lempeng tektonik selatan Bali. Mangrove Teluk Benoa bermanfaat lindungi Bali selatan terutama Denpasar & Badung. Teluk Benoa juga muara dari sejumlah sungai besar seperti Tukad Badung dan Tukad Mati. Tukad merupakan sebutan sungai dalam bahasa Bali.

Jika terjadi sedimentasi bisa dipastikan wilayah Denpasar dan sebagian Badung tenggelam. Karena air sungai kesulitan ngalir ke laut Ironisnya, sejumlah proyek terus degradasi Teluk Benoa, pembangunan fisik di atas lahan bakau berubah jadi ruko, hotel, perumahan. Megaproyek reklamasi Pulau Serangan di era orba dan pembangunan Pelabuhan Benoa bagian tak terpisahkan dari perusakan Teluk Benoa.

Peneliti Univ Udayana; sebelum reklamasi Serangan dan pembangunan pelabuhan Benoa, perputaran air laut di kawasan Teluk Benoa sangat bagus sebelum reklamasi Teluk Benoa; “Perputaran arus (tide exchange) air bagus berdampak ekosistem mangrove yang juga menjadi bagus saat itu.

Teluk Benoa; pasca 2 proyek tersebut, perputaran arus air terhambat. 50% air terperangkap di areal teluk perputaran arus tidak sempurna. Terjadi sedimentasi di kawasan Teluk Benoa. Ini jelas berbahaya karena teluk ini merupakan muara dari sejumlah sungai besar. Semua zat polutan yang terbawa dari daratan, mengendap pencemaran di kawasan teluk semakin berat, rusak bakau racuni ikan.

Beban terbaru Teluk Benoa pembangunan jalan tol di atas perairan oleh konsorsium BUMN, didukung Pemprov Bali dan Pemkab Badung. Ironisnya, demi proyek yang dirancang untuk APEC Summit, Amdal proyek itu pun direvisi. Yang pasti, jalan ini akan mengubah pola arus, mengingat ada banyak tiang pancang dibangun untuk menopang jalan. Meminta pelaksana proyek jalan tol di atas perairan agar pegang janjinya, mengeruk kembali kapur yg telah diurug ke laut. Teluk Kalau pengurugan itu tidak diperbaiki, jelas akan sangat merusak karena air tidak mengalir. Bali selatan akan tenggelam.

Sumber : Media Center @infobencana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *