Kenapa Himalaya Terus-terusan Naik?

Salah satu jenis pergerakan lempeng adalah pergerakan secara konvergen, yaitu lempeng yang saling berdekatan satu sama lain. Jenis-jenisnya yaitu pertemuan antara lempeng samudera-benua, samudera-samudera, dan benua-benua. Disini saya akan lebih menjelaskan tentang mengapa pergerakan lempeng ini bisa menghasilkan sebuah pegunungan yang sangat besar dan menjulang tinggi. Itu disebabkan oleh sebuah pergerakan konvergen antara lempeng benua dengan lempeng benua. Benua India bertemu dengan benua Asia, maka terbentuklah Himalaya. Mengapa?

–          Pertemuan Lempeng Samudera-Benua

Pertemua lempeng samudera dan benua akan menghasilkan sebuah palung yang sangat dalam karena lempeng samudera yang lebih kuat sehingga menunjam ke bawah lempeng benua. Penunjaman ini bisa menghasilkan sebuah aktivitas magma yang menyebabkan timbulnya deretan gunung api. Lempeng yang terus bergerak dengan pelan ke bawah, lama-kelamaan akan ada bagian yang terkunci dan sewaktu-waktu jika bagian yang terkunci ini sudah tidak mampu lagi menahan gaya yang terjadi, maka daerah yang terkunci ini akan pecah dan menghasilkan sebuah gempa dan juga menyebabkan daran tang secara tiba-tiba naik.

–          Pertemuan Lempeng Samudera-Samudera

Peristiwa ini sebenarnya hampir sama dengan konvergen samudera-benua. Ini juga akan menghasilkan sebuah palung yang lebih dalam dibandingkan yang dihasilkan konvergen samudera-benua karena ini merupakan pertemuan lempeng yang memiliki kekuatan lebih tinggi daripada lempeng benua. Dan ini juga menghasilkan rentetan gunung api atau biasa disebut busur kepulauan vulkano.

–            Pertemuan Lempeng Benua-benua

Kekuatan yang dimiliki oleh lempeng benua yaitu relatif ringan jadi ketika mereka bertemu, maka tidak ada yang mengalah, keduanya saling menubrukkan dirinya satu sama lain, sampai ada yang kalah, namun karena kekuatan mereka berdua sama, maka yang muncul berupa tonjolan-tonjolan atau tanah yang mnggunduk tinggi karena tanah dari kedua benua ini naik karena sudah tidak tahan dengan pertemuan dua lempeng ini jadinya karena pengaruh tekanan yang kuat dari kedua arah, tanahnya yang ada di bawah akan naik sampai ke atas daratan. Maka dari itu di puncak himalaya ditemukan sebuah fossil dari kerang laut yang semakin menguatkan teori ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *